Cara Dan Upaya Melancarkan Kelahiran - Cara untuk memperlancar kelahiran atau tips agar lahiran lancar dan mudah
Natural crystal x - Kehamilan seorang wanita tentu saja suatu hal yang sangat didamba oleh pasangan suami dan istri. Karena dengan begitu, maka mereka akan segera mempunyai momongan yang bisa menghibur hati dan sebagai hiasan bagi rumahnya kelak. Namun, sebagai seorang ibu harus cerdas dan mempunyai pengetahuan sebagai cara dan upaya melancarkan kelahiran.
Berikut adalah cara dan upaya melancarkan kelahiran yang mungkin tidak 100 persen mendukung, namun paling tidak akan memperingan anda dan memberikan kesiapan mental yang lebih baik. Diantaranya adalah sebagai berikut ini :
1. Jongkok
Latihan jongkok sangat ideal bagi wanita hamil untuk memperkuat otot-otot panggul dan paha. Jongkok juga membantu untuk membuka panggul dan vagina. Hal ini akan mengendurkan otot Anda dan mempersiapkan diri untuk melahirkan.
Pada saat melakukan latihan jongkok, lakukan dengan menjaga tangan Anda di depan sebagai dukungan. Jangan lupa, minta suami untuk menemani melakukan latihan ini.
2. Kegel
Ada banyak manfaat dari melakukan latihan Kegel, salah satunya adalah mendapatkan persalinan yang lebih cepat. Tak hanya itu, latihan sederhana ini juga membantu untuk menghindari wasir dan pembekuan darah.
Kegel pada dasarnya adalah latihan otot. Cara melakukan latihan ini adalah dengan menarik otot vagina dan dubur Anda, lalu tahan selama beberapa detik dan lepaskan lagi. Latihan kegel bisa memperkuat otot-otot panggul dasar Anda yang membantu mendorong bayi selama persalinan. Kegiatan ini juga bisa meningkatkan kapasitas kontrol kandung kemih.
3. Latihan Panggul
Untuk melakukan latihan ini, gunakanlah kasur lantai. Lakukanlah posisi merangkak, jauhkan kedua siku Anda untuk mendukung berat badan. Kemudian tarik otot dubur Anda, tahan selama beberapa detik dan lepaskan.
Kegiatan ini bisa membantu meringankan sakit punggung yang rentan dialami selama masa kehamilan. Selain itu juga membantu meningkatkan aliran darah ke daerah panggul bawah, sehingga baik bagi calon bayi Anda. Latihan ini juga bisa memperkuat otot-otot panggul yang akan memudahkan pada saat persalinan nanti.
4. Jalan-jalan tanpa alas kaki
Untuk yang satu ini mungkin adalah sangat mudah sekali anda lakukan. Silahkan untuk sering melakukan jalan kaki pada saat umur kehamilan sudah tua. Dan sebaiknya anda tidak menggunakan alas kaki baik berupa sendal atau sepatu. Disamping itu, jalan-jalan akan membuat kaki anda lebih kuat dan lentur.
5. Makanan bergizi seimbang
Makanan ini mungkin harus anda usahakan sejak awal kelahiran. Karena tidak hanya baik untuk bayi saja, namun juga baik sekali untuk ibu hamil yang butuh tenaga dan kesehatan saat akan melahirkan nanti.
6. Banyak sujud dan selalu berdo'a.
Untuk yang satu ini memang saya rasa sangat penting. Dengan banyak sujud seperti halnya sholat, maka akan memudahkan posisi bayi saat lahir dan juga plasenta atau ari-ari (orang jawa). Sehingga tidak menyulitkan saat proses kelahiran dan kelahiran normal bisa dilakukan.
Dalam cara dan upaya melancarkan kelahiran ini dipersiapkan untuk yang normal. Dan saya yakin bahwa setiap wanita tentu saja ingin melahirkan secara normal. Bahkan dalam beberapa orang tua dahulu pernah bilang bahwa, jika seorang wanita belum melahirkan dengan normal maka belum bisa disebut wanita. Entah benar atau tidak, itu tergantung anda pribadi. Semoga bermanfaat. Postingan sebelumnya upaya mempertahankan kebutuhan pangan.
Upaya Mempertahankan Kebutuhan Pangan

Pemerintah terus berupaya keras dalam mewujudkan ketahanan pangan di sektor pertanian dan perikanan. Salah satu upaya yang akan dilakukan dalam beberapa tahun ke depan ialah transfer teknologi dari negara maju ke negara berkembang.
Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Achmad Suryana mengungkapkan, isu ini dibahas dalam pertemuan delegasi dari beberapa negara Asia Pasific Economic Corporation. Dalam pertemuan, disetujui adanya pertukaran teknologi dari negara maju ke negara berkembang.
"Harus ada upaya meningkatkan produktifitas lahan itu dengan cara teknologi. Itu transfer teknologi dari negara maju, dan negara berkembang. Misalnya Amerika atau Kanada, Australia, sepanjang itu sesuai dengan lingkungan kita. Itu bisa ditransfer ke kita," ungkap Achmad di acara Press Conference Senior Officials Meetings III APEC di Hotel Santika, Medan, Sumatera Utara, Selasa (25/6/2013).
Achmad menegaskan, hal itu harus dilakukan mengingat lahan di Indonesia sudah sangat terbatas, sedangkan ekstensifikasi sulit dilakukan karena banyaknya alih fungsi lahan.
"Lahan kita itu terbatas, permintaan pangan kita tinggi," katanya.
Langkah tersebut merupakan salah satu dari beberapa upaya mencapai ketahanan pangan yang dibahas dalam pertemuan SOM III APEC. Achmad mengungkapkan, upaya lain adalah, melakukan penelitian dan memberdayakan petani dan lebih melibatkan petani dalam hal ketahanan pangan.
"Menyadari pentingnya peran petani, termasuk petani kecil dalam ketahanan pangan. Sehingga APEC mendorong para petani dilibatkan dalam ketahanan pangan, dalam rantai pasok pangan. Dan memberdayakan mereka melalui capacity building," papar Achmad.
Achmad mengatakan, semua hal tersebut dibahas, dirundingkan dan dituangkan dalam sebuah kerangka yang disebut Roadmap Towards 2020.
"Kalau 3 itu saja bisa dilaksanakan di Indonesia, itu sudah menjadi program. Dan upaya mencapai ketahanan pangan itu paling tidak akan lebih mudah dan lebih baik," kata Achmad.
Kalangan pengusaha makanan dan minuman mengharapkan dukungan masyarakat menjaga stabilitas harga pangan jelang puasa dan lebaran. Caranya dengan tidak menyetok atau membeli terlalu banyak makanan.
"Selagi tidak ada permintaan yang berlebihan. Masyarakat tidak berlebihan dalam memasok untuk pangan olahan dan pangan segar maka harga bisa stabil," ujar Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (GAPMMI) Adhi S. Lukman di Jakarta, Senin (24/6/2013).
Pihak pengusaha, lanjut Adhi, berupaya mengurangi marjin keuntungan agar harga bahan makanan tidak mengalami kenaikan meski harga BBM subsidi naik.
"Kontribusi biaya distribusi terhadap harga produk sekitar 0,5-2 persen. Ini diharapkan bisa diserap dalam margin perusahaan sehingga tidak ada kenaikan harga saat ini," jelasnya.
Sementara itu, dari sisi pengambil kebijakan, Adhi menyatakan pihaknya mengharapkan Organisasi Gabungan Angkutan Darat (Organda) tidak menaikkan tarif angkutan terlalu tinggi.
"Kita imbau organda, pemerintah untuk bisa mengendalikan biaya angkutan ini sehingga konsumen terbantu, produsen terbantu," tandasnya. Upaya Mempertahankan Kebutuhan Pangan
Langganan:
Postingan (Atom)
