Melihat Kebutuhan air dalam tubuh



Sobat STW, mungkin diantara kita tidak tau berapa kebutuhan air yang diperlukan oleh tubuh. Begitu juga kita tidak tau, kapan tubuh harus membutuhkan banyak air atau sedang dalam kondisi normal. Untuk itu sedikit saya tulis mengenai hal itu, walaupun tanpa ditulispun sudah tau sendiri melihat dari foto diatas. Namun rasanya kok kurang mantap kalo tidak ada tulisannya…hehe

Okelah, langsung ke TKP aja yah, cara mengetahui kebutuhan air dalam tubuh… Dan cara ini setiap orang pasti mudah dan bisa mendeteksinya, tapi dengan satu syarat yaitu tidak buta warna… karena deteksi kebutuhan air ini dilihat dari warna urine kita setiap kita buang air kecil. Jadi yang buta warna bisa sedikit kesulitan untuk mendeteksinya, kecuali minta bantuan orang lain…hehehe

Okelah, langsung ke TKP lagi…dan ini keterangan antara kondisi warna urine dan kebutuhan air dalam tubuh :

1. Warna Urine Kuning Pekat. Artinya tubuh kekurangan cairan, untuk itu disarankan “butuh banyak minum”. Agar kondisi tubuh dan kerja organ yang lain tidak terganggu. Bayangkan jika tubuh kurang air dan darah mengental…ihhh…serem kali, disamping jantung harus Zuper Exstra memompa darah yang kental, ginjalpun sulit nyaring darah yang kental… Makanya di butuhkan bayank minum dalam kondisi demikian

2. Warna Urine Kuning Muda. Artinya tubuh juga masih kekurangan cairan, untuk itu disarankan “banyak minum”. Alasannya kaya no 1 ajah yah biar ga panjang-panjang…hehe

3. Warna Urine Kuning Bening. Artinya tubuh cukup dalam kebutuhan airnya. Maka sarannya puncukup dengan “minum normal”. Normal artinya gausah banyak-banyak, apalagi ampe muntah…jangan yah….heheh

4. Warna Urine bening. Artinya tubuh sudah lebih dari cukup cairan didalamnya. Maka saranya “minum normal”. Atau biasa ajah…

Mudah-mudahan cara melihat kebutuhan air dalam tubuh bermanfaat buat sobat sekalian.

Semoga hadirnya tulisan ini dapat menambah wawasan bagi pembaca sekalian. Dan kami mohon maaf jika ada kekurangan disana-sini. Sebagai manusia kami tentunya tidak terlepas dari kesalahan atau kekeliruan. Oleh karena itu kami mengharap kritik dan masukan dari pembaca sekalian untuk lebih menyempurnakan tulisan ini...

Ditulis oleh http://naturalcrystalx-wanitacantik.blogspot.com/
Artikel Lain :
1. Pergaulan bebas
2. Jangan Dekati Zina
3. Antisipasi tumbuhnya GeneraSI tak Sholat

Image and video hosting by TinyPic naturalcrystalx Kelambu nyamuk Image and video hosting by TinyPic

jellygamat

Cara-cara Menyapih Anak



Sobat STW, ini ada sedikit tips yang biasa digunakan untuk menyapih anak. Dan mungkin masing-masing ibu sudah pasti akan melakukan pada anaknya. Karena tidak mungkin anak terus menyusu sampai besar…malu kaleee… Ok, berikut artikelnya :

Berikut ini tips-tips agar proses menyapih berjalan dengan baik :
1. Latih anak anda untuk minum dari gelas, atau gunakan botol susu. Kalo bisa jangan pakai empeng.
2. Lakukan proses menyapih secara perlahan. Misalnya mengurangi secara bertahap frekuensi menyusu. Biasanya 4 x sehari maka secara perlahan diubah 3x sehari terus hingga akhirnya berhenti.
3. Alihkan perhatian anak / sibukkan anak dengan hal lain. Bisa dengan membacakan buku ke anak, bermain, bernyanyi, dsb. Hingga anak melupakan saat menyusu. Beri minum yang lain (lihat no 1)
4. Kunci utama : Bina komunikasi yang baik dengan anak. Ingat, seberapa kecil usia anak, anak tetap mengerti dan memiliki kemampuan untuk mengerti kata-kata dari orang di lingkungannya.
5. Hindari menyapih saat anak sedang tidak sehat atau sakit.
6. Ada sebagian pendapat yang melarang cara-cara penyapihan dengan mengolesi sesuatu pada puting susu, namun menurut saya ini tidak masalah. Dan ternyata itulah yang dilakukan orang-orang tua kita. Intinya adalah menyapih dalam umur 2 tahun. Nah, jika puting susu dikasih sesuatu yang membuat anak jera, lama-lama anak tau kalau itu tidak boleh lagi. Banyak yang bilang dengan alternatif bahan oles, diantaranya semua yang mengandung pahit seperti brotowali. Namun untuk yang lebih ekstrem silahkan pakai “trasi”…hmm baunya aja udah ga kuat…kemudian beri dia minum jika sudah menyerah (lihat no 1)

Sobat STW, terutama ibu-ibu…kadang kita merasa kasihan pada si buah hati saat melakukan penyapihan, yang kemudian tidak melakukan penyapihan bahkan sampai anak sekolah SD. Biasanya hal seperti itu dilakukan ibu-ibu dikampung…hehehe maklum orang kampung, jadi pasti tau riwayat orang kampung…soalnya saya juga pernah punya teman yang sampai kelas 1 SD tapi masih “Nyusu” pada ibunya…heheh jadi lucu…

Mudah-mudahan manfaat yah…
Semoga hadirnya tulisan ini dapat menambah wawasan bagi pembaca sekalian. Dan kami mohon maaf jika ada kekurangan disana-sini. Sebagai manusia kami tentunya tidak terlepas dari kesalahan atau kekeliruan. Oleh karena itu kami mengharap kritik dan masukan dari pembaca sekalian untuk lebih menyempurnakan tulisan ini...

Ditulis kembali oleh http://naturalcrystalx-wanitacantik.blogspot.com/
Artikel Lain :
1. Pergaulan bebas
2. Jangan Dekati Zina
3. Antisipasi tumbuhnya GeneraSI tak Sholat

Image and video hosting by TinyPic naturalcrystalx Kelambu nyamuk Image and video hosting by TinyPic

jellygamat